Selamat Datang di Website Resmi MAN 1 Batang Hari # MAN 1 BATANG HARI MENUJU ZONA INTEGRITAS # SELAMAT DATANG DI MAN 1 BATANG HARI
Diposting Pada: Kamis, 17 September 2026

Dari Rak Buku ke Era Digital, Kemenag Dampingi Transformasi Perpustakaan MAN 1 Batang Hari

Dari Rak Buku ke Era Digital, Kemenag Dampingi Transformasi Perpustakaan MAN 1 Batang Hari

Kemenag - MAN 1 Batang Hari - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Batang Hari terus memperkuat tata kelola perpustakaan madrasah agar lebih adaptif dan berdaya saing. Komitmen ini diwujudkan melalui kegiatan pendampingan intensif yang dilakukan oleh pustakawan Kemenag Batang Hari, Yovi Safenti, S.IP., kepada Kepala Perpustakaan MAN 1 Batang Hari, Samini, S.Pd., pada Rabu, 16 September 2026.

Pendampingan tersebut menjadi langkah strategis untuk mentransformasi perpustakaan madrasah dari sekadar ruang penyimpanan buku menjadi pusat literasi digital yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Fokus utama kegiatan ini meliputi optimalisasi sistem administrasi, standardisasi pengolahan koleksi, serta perintisan digitalisasi layanan perpustakaan.



Yovi Safenti menekankan pentingnya perpustakaan madrasah untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Ia menyampaikan bahwa pengelola perpustakaan perlu menguasai aspek teknis kepustakawanan sekaligus kemampuan mengelola konten digital dan memanfaatkan teknologi informasi untuk menunjang layanan. "Perpustakaan madrasah tidak boleh berjalan di tempat. Kita perlu mendorong percepatan transformasi dengan gerakan literasi yang bisa diterapkan kepada murid MAN 1 Batang Hari," ujar Yovi.

Salah satu bagian penting dalam pendampingan ini adalah sesi tanya jawab interaktif antara Yovi dan Samini. Sesi tersebut menjadi ruang dialog konstruktif untuk membahas tantangan nyata dalam pengelolaan Perpustakaan MAN 1 Batang Hari sehari-hari. Samini mengungkapkan kendala yang dihadapi, terutama dalam penataan administrasi yang belum sepenuhnya memenuhi standar nasional perpustakaan. Ia juga menyoroti keterbatasan sumber daya manusia dalam memahami sistem klasifikasi koleksi dan pengelolaan katalog digital.



Menanggapi hal itu, Yovi menyarankan agar digitalisasi dilakukan secara bertahap, dimulai dari koleksi unggulan atau yang paling banyak diakses. Ia menekankan pentingnya konsistensi agar katalog digital dapat terbentuk secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan. Selain itu, Samini juga menanyakan strategi untuk meningkatkan minat kunjungan siswa ke perpustakaan, mengingat kecenderungan siswa mencari informasi melalui internet.

Yovi memberikan beberapa solusi konkret, seperti menyelenggarakan program literasi berkala, menata ruang baca agar lebih nyaman dan menarik, serta mengintegrasikan layanan perpustakaan dengan kegiatan pembelajaran di kelas. Ia juga menyarankan pelaksanaan program 'Gerakan Literasi', misalnya dengan menunjuk duta literasi atau mengadakan kegiatan membaca buku selama 15 menit sebelum pelajaran dimulai.

Samini menyambut baik pendampingan yang diberikan. Ia mengakui bahwa pengelolaan perpustakaan MAN 1 Batang Hari masih menghadapi tantangan, khususnya dalam penataan administrasi sesuai standar dan pemanfaatan teknologi digital untuk layanan sirkulasi. "Pendampingan ini membuka wawasan kami tentang pentingnya tata kelola yang tertib dan terukur. Sesi tanya jawab sangat membantu kami memahami langkah-langkah konkret yang harus diambil. Ke depan, kami akan berupaya mengimplementasikan arahan yang diberikan, terutama dalam digitalisasi katalog dan penataan koleksi sesuai klasifikasi yang berlaku," ujar Samini.



Kegiatan pendampingan ini juga mendukung kebijakan Kementerian Agama yang mendorong transformasi digital di lingkungan madrasah. Perpustakaan digital dinilai memiliki sejumlah keunggulan, seperti efisiensi anggaran pengadaan koleksi, penghematan ruang penyimpanan fisik, serta fleksibilitas akses bagi pemustaka untuk membaca kapan saja dan di mana saja.

Melalui pendampingan ini, diharapkan Perpustakaan MAN 1 Batang Hari dapat menjadi model pengelolaan perpustakaan madrasah yang tidak hanya memenuhi Standar Nasional Perpustakaan, tetapi juga mampu mendorong budaya literasi di lingkungan madrasah. Dukungan berkelanjutan dari Kemenag Batang Hari menjadi kunci agar transformasi yang dirintis dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan. Semangat kolaborasi ini diharapkan membawa Perpustakaan MAN 1 Batang Hari menuju era baru sebagai pusat literasi digital yang unggul dan modern.

Penulis : Samini
Editor : Yofi
Mansa Batang Hari

 


38x
Dibaca
.

Berita Lainnya:

  1. MAN 1 Batang Hari Terapkan Ujian Akhir Semester Digital 58x dibaca
  2. Ciptakan Lingkungan Belajar Bersih, Siswa MAN 1 Batang Hari Bergotong Royong Sebelum Kegiatan Pembelajaran 82x dibaca
  3. 15 Siswa MAN 1 Batang Hari Lolos SNBP 2026 344x dibaca
  4. Simulasi Pra asesmen, bersiap sebelum ujian sama dengan mempersiapkan kesuksesan 269x dibaca
  5. Penutupan Pesantren Kilat Ramadan MAN 1 Batang Hari Berlangsung Khidmat 138x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MAN 1 Batang Hari

Mars Madrasah