Selamat Datang di Website Resmi MAN 1 Batang Hari # MAN 1 BATANG HARI MENUJU ZONA INTEGRITAS # SELAMAT DATANG DI MAN 1 BATANG HARI
Diposting Pada: Kamis, 21 Mei 2026

Tanamkan Cinta Allah dan Cinta Sesama, Pembelajaran Al-Quran Hadis Kelas XI C MAN 1 Batang Hari Berlangsung Aktif dan Bermakna

Tanamkan Cinta Allah dan Cinta Sesama, Pembelajaran Al-Quran Hadis Kelas XI C MAN 1 Batang Hari Berlangsung Aktif dan Bermakna

Batang Hari, Senin, 18 Mei 2026-Suasana pembelajaran yang penuh semangat dan makna terlihat di kelas XI C MAN 1 Batang Hari, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi. Kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM) mata pelajaran Al-Quran Hadis kali ini mengangkat materi tentang Mensyukuri Nikmat Allah Swt. dengan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bertema Cinta Allah Swt. dan Cinta Sesama Manusia.

Pembelajaran dipandu oleh Ummu Rohim, yang menerapkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi, joyful learning, dan mindful learning. Melalui metode ini, suasana kelas menjadi interaktif, sehingga siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan. Tujuan utama kegiatan ini adalah menanamkan nilai-nilai syukur kepada Allah Swt. dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus membangun karakter peserta didik agar memiliki rasa cinta kepada Allah dan kepedulian terhadap sesama.



Materi pembelajaran difokuskan pada pemahaman makna syukur, baik melalui hati, ucapan, maupun perbuatan. Guru mengaitkan pentingnya rasa syukur dengan kecintaan kepada Allah Swt. serta penghargaan terhadap sesama manusia sebagai wujud implementasi rasa syukur. Dengan demikian, siswa diharapkan tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi juga mampu menghayati dan mengamalkannya dalam kehidupan nyata.

Kegiatan dimulai dengan salam, doa bersama, dan pengecekan kehadiran siswa. Guru memberikan motivasi tentang pentingnya mensyukuri nikmat sebagai bentuk cinta seorang hamba kepada Tuhannya. Untuk menciptakan suasana joyful learning, siswa diajak melakukan refleksi singkat mengenai nikmat sederhana yang mereka rasakan setiap hari. Selain itu, mindful learning diterapkan dengan mengajak siswa menenangkan diri dan menyadari berbagai nikmat Allah yang sering terlupakan, seperti kesehatan, keluarga, ilmu, dan kesempatan belajar.

Pada bagian inti pembelajaran, Ummu Rohim menjelaskan materi secara jelas dan mudah dipahami. Guru menghubungkan konsep syukur dengan kehidupan sehari-hari agar siswa lebih mudah memahami makna pembelajaran. Dalam penerapan pembelajaran berdiferensiasi, siswa dibagi sesuai gaya belajar dan kemampuan masing-masing. Mereka mengerjakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi refleksi syukur, jurnal nikmat Allah, serta analisis hubungan antara syukur kepada Allah dan rasa terima kasih kepada sesama manusia. LKPD ini juga mendorong siswa untuk melihat kehidupan dengan "kacamata syukur".

Kelompok visual membuat mind mapping tentang bentuk-bentuk syukur, kelompok auditori mempresentasikan hasil diskusi, dan kelompok kinestetik melakukan aktivitas penyusunan kartu konsep syukur dalam kehidupan sehari-hari. Suasana kelas menjadi hidup, dengan siswa aktif berdiskusi, bertanya, dan menyampaikan pendapat. Pendekatan mindful learning membantu siswa lebih fokus dan memaknai materi yang dipelajari, sementara guru terus menekankan bahwa rasa syukur adalah wujud cinta kepada Allah Swt. dan bentuk kepedulian terhadap sesama.



Salah satu siswa, Dhafi, menyampaikan kesannya terhadap pembelajaran tersebut. "Pembelajaran hari ini sangat menyenangkan dan membuat kami lebih sadar tentang pentingnya bersyukur. LKPD yang diberikan juga menarik karena membuat kami merenungkan nikmat Allah dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Pada penutup kegiatan, guru bersama siswa menyimpulkan materi tentang pentingnya mensyukuri nikmat Allah Swt. melalui hati, ucapan, dan perbuatan. Guru mengajak siswa melakukan refleksi tentang cara menerapkan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan masyarakat. Pembelajaran diakhiri dengan doa bersama dan pesan motivasi agar siswa terus menumbuhkan rasa cinta kepada Allah Swt., menghargai sesama, dan menjadi pribadi yang selalu bersyukur.

Melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi, joyful learning, dan mindful learning dalam Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), kegiatan pembelajaran Al-Quran Hadis di kelas XI C MAN 1 Batang Hari berlangsung aktif dan bermakna. Diharapkan, siswa tidak hanya memahami materi secara akademik, tetapi juga mampu menanamkan nilai syukur, cinta kepada Allah Swt., serta kepedulian terhadap sesama dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis : Romi
Humas Mansa Batang Hari

 


44x
Dibaca
.

Berita Lainnya:

  1. MAN 1 Batanghari Siap Tunjukkan Kemampuan di Olimpiade Madrasah Indonesia 2025 773x dibaca
  2. Bimbingan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) di MAN 1 Batanghari Siapkan Siswa untuk Berkompetisi 606x dibaca
  3. Generasi Sehat, Generasi Hebat,Skrining Kesehatan Siswa Fase E Bersama Puskesmas Muara Bulian 62x dibaca
  4. Panitia PPDBM MAN 1 Batanghari Intensifkan Persiapan Tes Akademik dan Keagamaan 402x dibaca
  5. Mahasiswa Unisba Lakukan Mini Riset Metodologi Pengajaran PAI 272x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MAN 1 Batang Hari

Mars Madrasah