
Batanghari, 20 Oktober 2025 — Upacara bendera pada Senin pagi di halaman madrasah berlangsung khidmat dan penuh makna. Bertindak sebagai pembina upacara, Ibu Aziza, S.H.I, menyampaikan amanat dengan tema “Sinergi antara Orang Tua dan Madrasah dalam Mendidik Siswa.”
Petugas upacara kali ini adalah kelas XI C, sedangkan upacara turut dihadiri oleh seluruh dewan guru dan peserta didik dengan penuh antusias.

Dalam amanatnya, Ibu Aziza mengangkat sebuah perumpamaan yang sangat menyentuh,“Madrasah diibaratkan sebagai tanah yang menjadi tempat tumbuhnya kehidupan, siswa adalah tumbuhannya yang sedang berkembang, dan orang tua adalah air yang menyirami serta memberi kehidupan bagi tumbuhan itu. Tanpa air, tanah akan kering, dan tumbuhan tidak akan tumbuh dengan sempurna. Begitu pula pendidikan — tidak akan berhasil tanpa sinergi antara madrasah dan orang tua.”
Tema ini muncul sebagai bentuk tanggapan atas pertanyaan siswa yang sempat mencuat di lingkungan madrasah: “Mengapa ketika siswa bermasalah, yang dipanggil justru orang tuanya?”
Menjawab hal itu, Ibu Aziza menegaskan bahwa keterlibatan orang tua bukan berarti guru lepas tangan, melainkan karena madrasah dan orang tua harus berjalan beriringan. Guru mendidik di sekolah, sementara orang tua menanamkan nilai dan pengawasan di rumah.

“Ketika ada masalah, itu bukan sekadar urusan guru atau siswa saja. Tapi ini urusan bersama — antara tanah, air, dan tumbuhan yang saling membutuhkan untuk menghasilkan generasi yang kuat dan berkarakter,” ujarnya menutup amanat dengan penuh pesan moral.
Kegiatan upacara juga menjadi semakin istimewa dengan pemberian piala dan piagam penghargaan kepada para siswa berprestasi dalam Olimpiade Geografi Terintegrasi 2025.
Juara 1: M. Dhafi Al Fajri (XI C)
Juara 2: Adifta Naufal Syafiq (XI C)
Juara 3 (Medali Perunggu): Seftine Safitri
Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Kepala Madrasah, Drs. Ali Permadi, M.Pd, yang turut memberikan apresiasi atas semangat belajar dan dedikasi siswa.

“Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa kerja sama antara madrasah, guru, siswa, dan orang tua dapat menumbuhkan hasil yang luar biasa,” tutur beliau dalam sambutannya.
Upacara ditutup dengan suasana haru dan bangga, menjadi pengingat bahwa pendidikan yang berhasil selalu tumbuh dari tanah yang subur, air yang menyuburkan, dan tumbuhan yang terus berjuang untuk tumbuh tinggi menuju masa depan yang gemilang
Penulis : Aziza
Editor : Yofi
Humas Mansa Batang Hari
|
122x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...