
Batang Hari-MAN 1 Batang Hari melaksanakan pembelajaran berbasis proyek pada mata pelajaran Prakarya untuk siswa kelas X dengan memanfaatkan limbah rumah tangga berupa kantong kresek. Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis, tepatnya pada jam pelajaran ke-6 dan ke-7, sebagai bagian dari rangkaian Proses Belajar Mengajar (PBM) di madrasah tersebut.

Kegiatan prakarya ini dipandu oleh Devi Nopianti, S.Pd., yang merupakan guru pengampu mata pelajaran Prakarya. Dalam proses pembelajaran, siswa diajak untuk mengolah kantong kresek bekas menjadi berbagai jenis tanaman hias yang memiliki nilai estetika. Para siswa terlihat antusias saat memotong, membentuk, dan merangkai plastik bekas menjadi bunga serta tanaman dekoratif yang menarik untuk dipajang di lingkungan sekolah.
Menurut Devi Nopianti, tujuan utama dari kegiatan ini adalah menumbuhkan kreativitas siswa sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Melalui pemanfaatan limbah rumah tangga, siswa diperkenalkan pada pentingnya daur ulang dan pengelolaan sampah plastik agar tidak mencemari lingkungan sekitar. Dengan demikian, siswa tidak hanya belajar keterampilan prakarya, tetapi juga memahami dampak sampah plastik terhadap lingkungan.

Kepala MAN 1 Batang Hari turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan pembelajaran ini. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya madrasah dalam menanamkan karakter peduli lingkungan kepada siswa. Selain itu, program ini juga mendorong terciptanya pembelajaran yang aktif, kreatif, dan inovatif di lingkungan sekolah, sehingga siswa dapat mengembangkan potensi diri secara optimal.
Hasil karya prakarya siswa nantinya akan dipajang di lingkungan madrasah sebagai bentuk penghargaan atas kreativitas mereka. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa kelas X MAN 1 Batang Hari semakin terampil dalam berkarya serta memiliki kesadaran untuk memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bernilai guna. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk peduli terhadap lingkungan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Secara keseluruhan, pembelajaran berbasis proyek seperti ini dinilai efektif untuk menanamkan nilai-nilai positif pada siswa. Selain meningkatkan keterampilan dan kreativitas, siswa juga diajak untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
Penulis : Romi
Editor : Yofi
Humas Mansa Batang Hari
|
40x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...