
Kemenag - MAN 1 Batang Hari mengadakan sosialisasi program bersama mahasiswa PPL/PKM Magang dari Universitas Islam Bandung (Unisba) pada Rabu, 16 September 2026. Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan guru dan menjadi momen penting dalam memperkuat sinergi antara madrasah dan perguruan tinggi. Tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kolaborasi yang konkret dalam menyiapkan generasi unggul melalui program magang yang relevan dan bermanfaat.
Sosialisasi diawali dengan laporan dari ketua mahasiswa, Rizky Ardiansyah yang memaparkan rencana kerja magang. Dua program utama yang diusung adalah pembuatan mading kelas dan optimalisasi sedekah Jumat untuk guru serta siswa. Program mading kelas diharapkan menjadi wadah pengembangan kreativitas dan literasi siswa, sementara optimalisasi sedekah Jumat bertujuan menanamkan nilai kepedulian sosial sejak dini di lingkungan madrasah. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa magang tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga membawa gagasan yang menyentuh aspek akademik dan spiritual warga madrasah.
Plt Kepala MAN 1 Batang Hari, Nurdin, S.Pd., M.Pd.I., memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi madrasah. Ia memaparkan jumlah guru, tenaga kependidikan, siswa, serta program-program yang telah dan akan dilaksanakan. Transparansi ini penting agar mahasiswa magang memahami situasi nyata di lapangan, sehingga program yang dirancang dapat lebih relevan dan tepat sasaran.
Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Ratih Hadiyati, S.Pd., selaku koordinator pelaksanaan magang, menekankan pentingnya kehadiran mahasiswa dan kontribusi mereka dalam program akademik. Ia menyoroti kegiatan seperti Pemantapan Guru dan Pegawai Pamong, persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA), serta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). Dengan demikian, mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas akademik madrasah.
Waka Humas, Yofi Tri Fadila, S.Pd., menyoroti pentingnya pembuatan berita dan pembentukan tim humas. Di era digital, kemampuan mengelola informasi dan publikasi sangat dibutuhkan. Mahasiswa magang diharapkan dapat membantu memperkuat citra madrasah melalui pengelolaan informasi yang baik. Sementara itu, Waka Sarpras, Sopian, S.Ag., yang juga pembina keagamaan, memaparkan kondisi kelas dan kelengkapan sarana prasarana yang menjadi faktor penunjang utama dalam proses belajar mengajar.
Pelaksana Harian Waka Bidang Kesiswaan sekaligus pembina OSIS juga menyampaikan berbagai kegiatan siswa, seperti upacara bendera, senam bersama, kegiatan keagamaan, dan sholat berjamaah. Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga sarana pembentukan karakter, disiplin, dan spiritualitas siswa.
Secara keseluruhan, sosialisasi ini menegaskan bahwa MAN 1 Batang Hari memiliki ekosistem pendidikan yang tertata dan terbuka terhadap kolaborasi. Mahasiswa magang Unisba dituntut untuk benar-benar berkontribusi sesuai kebutuhan madrasah, tidak sekadar hadir sebagai pelengkap.
Keberhasilan program magang sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan, komunikasi yang baik antara mahasiswa dan pihak madrasah, serta evaluasi berkala. Jika sinergi ini dapat dijaga, magang tidak hanya menguntungkan mahasiswa, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kemajuan MAN 1 Batang Hari.
Kolaborasi antara madrasah dan perguruan tinggi seperti ini merupakan investasi jangka panjang bagi dunia pendidikan. Madrasah memperoleh tenaga dan gagasan baru, sementara mahasiswa mendapatkan pengalaman berharga di lapangan. Diharapkan kegiatan ini menjadi awal yang baik dan dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Penulis : Nurdin
Editor : Yofi
Humas Mansa Batang Hari
|
37x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...