
Kemenag - MAN 1 Batang Hari kembali mengadakan kegiatan pembiasaan ibadah melalui pelaksanaan Shalat Dhuha berjamaah di Mushalla Al-Ikhlas pada Jumat pagi, 7 Agustus. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ustadz Sopian, S.Ag., dan diikuti seluruh siswa dengan suasana yang khusyuk dan tertib.
Shalat Dhuha merupakan salah satu program rutin keagamaan yang dilaksanakan setiap Jumat pagi sebelum kegiatan keagamaan lainnya, seperti pembacaan Surat Yasin, Surat Al-Kahfi, dan Kajian Islam. Program ini telah menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membina karakter religius serta membiasakan ibadah di kalangan peserta didik.

Selama pelaksanaan, siswa mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kesadaran sebagai bentuk ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kegiatan ini juga bertujuan membangun kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari siswa, sehingga nilai-nilai religius dapat tertanam sejak dini.
Setelah Shalat Dhuha, Ustadz Sopian menyampaikan tausiyah mengenai keutamaan ibadah tersebut. Ia menegaskan bahwa Shalat Dhuha merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Selain sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT, Shalat Dhuha juga menjadi sarana untuk memohon keberkahan rezeki, ketenangan hati, kemudahan dalam menuntut ilmu, serta penghapus dosa.
"Shalat Dhuha bukan sekadar ibadah sunnah, tetapi juga melatih kedisiplinan, keikhlasan, dan kedekatan kita kepada Allah SWT. Biasakan melaksanakannya tidak hanya di madrasah, tetapi juga di rumah. Insya Allah, Allah akan memberikan keberkahan dalam kehidupan, memudahkan urusan, dan melapangkan rezeki bagi hamba-Nya yang istiqamah dalam beribadah," ujar Ustadz Sopian di hadapan para siswa.

Pada kesempatan itu, Ustadz Sopian juga memberikan arahan kepada seluruh siswa laki-laki yang akan melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Nurul Iman Kampung Tengah pada siang harinya. Ia mengingatkan pentingnya menjaga adab di masjid, datang lebih awal, menjaga kebersihan, tidak bercanda atau berbicara saat khutbah berlangsung, serta mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk.
"Shalat Jumat merupakan ibadah yang sangat mulia. Jagalah sikap selama berada di masjid, hormati khatib yang sedang menyampaikan khutbah, jangan berbicara ketika khutbah berlangsung, serta jadilah teladan yang baik di tengah masyarakat sebagai siswa MAN 1 Batang Hari," pesannya.
Sementara itu, Plt. Kepala MAN 1 Batang Hari, Nurdin, S.Pd., M.Pd.I., mengapresiasi konsistensi pelaksanaan program keagamaan yang telah menjadi budaya positif di lingkungan madrasah. Menurutnya, pembiasaan ibadah merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang beriman, bertakwa, disiplin, dan berakhlak mulia.
"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan lingkungan madrasah yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga kuat dalam pembinaan karakter. Melalui pembiasaan ibadah seperti Shalat Dhuha, pembacaan Al-Qur'an, dan Kajian Islam, kami berharap lahir generasi yang memiliki kecerdasan spiritual, akhlak yang baik, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat," ungkap Nurdin.

Dengan pelaksanaan program keagamaan secara berkesinambungan, MAN 1 Batang Hari menegaskan komitmennya dalam mewujudkan madrasah yang religius, berkarakter, dan berprestasi. Program-program tersebut diharapkan dapat membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki nilai-nilai moral dan spiritual yang kuat, sesuai dengan visi pendidikan madrasah.
Penulis : Sopian
Editor : Yofi
Humas Mansa Batang Hari
|
49x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...