
Batang Hari - MAN 1 Batang Hari mengambil langkah strategis dalam membangun generasi peneliti muda melalui pembentukan dan pemantapan Tim Karya Tulis Ilmiah (KTI) siswa. Kegiatan ini digelar pada Senin, 4 April 2026, sebagai bagian dari upaya sekolah untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan menulis ilmiah di kalangan siswa. Kedua keterampilan tersebut dinilai sangat penting di era abad ke-21, namun belum banyak sekolah yang memiliki program berkelanjutan untuk mengasahnya.
Rapat pembentukan tim KTI ini merupakan tindak lanjut dari lomba esai yang telah dilaksanakan pada bulan sebelumnya. Dengan demikian, MAN 1 Batang Hari menunjukkan komitmen untuk tidak hanya berhenti pada ajang kompetisi, tetapi juga membina potensi siswa secara berkelanjutan hingga ke tahap penulisan karya ilmiah yang lebih mendalam dan terstruktur.
Acara diawali dengan sambutan dari Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Nurdin, S.Pd., M.Pd., yang menekankan pentingnya peran pemuda dalam berprestasi serta meningkatkan literasi digital. Ia mengingatkan bahwa tantangan generasi muda saat ini bukan sekadar mengakses informasi, tetapi juga kemampuan untuk menyaring, menganalisis, dan menyajikan informasi tersebut secara ilmiah dan bertanggung jawab.

Selain itu, kehadiran Hj. Prishidayati, M.Pd., memberikan nilai tambah pada kegiatan ini. Ia membagikan pengalaman sekaligus membimbing siswa dalam memahami tema-tema tulisan yang relevan bagi generasi muda saat ini. Pendampingan dalam menentukan tema, membuat judul, dan merumuskan latar belakang masalah menjadi langkah awal penting agar siswa dapat berpikir kritis sejak awal proses penulisan karya ilmiah.
Guru lain, Siti Hazar, S.Pd., juga memberikan motivasi dengan menekankan bahwa menulis karya ilmiah bukan hanya untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Ia mengingatkan bahwa karya tulis ilmiah, meski sederhana, dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitar jika didukung data dan argumen yang kuat.
Dari sisi manajemen pendidikan, pembentukan tim KTI secara terstruktur menunjukkan keseriusan MAN 1 Batang Hari dalam membangun ekosistem riset di lingkungan sekolah. Langkah ini sejalan dengan Kurikulum Merdeka yang mendorong pembelajaran berbasis proyek dan riset. Kolaborasi antara wakil kesiswaan, guru berpengalaman, dan pendamping muda dinilai mampu menciptakan sinergi yang memperkaya wawasan siswa.
Meski demikian, tantangan ke depan tetap ada. Tim KTI yang telah dibentuk perlu mendapatkan pendampingan rutin, akses referensi yang memadai, serta target pencapaian yang jelas, seperti mengikuti lomba KTI di tingkat kabupaten, provinsi, atau nasional. Selain itu, sekolah diharapkan dapat menyediakan anggaran untuk publikasi atau digitalisasi karya siswa agar hasil tulisan mereka dapat diakses dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Secara keseluruhan, rapat pembentukan dan pemantapan tim KTI di MAN 1 Batang Hari menjadi fondasi awal yang kokoh untuk pengembangan riset siswa. Jika program ini dijalankan secara konsisten, sekolah berpotensi melahirkan peneliti muda yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional. Seluruh siswa yang terlibat diharapkan terus berkarya, karena satu karya ilmiah dapat menjadi awal perubahan besar di masa depan.
Penulis : Nurdin
Editor : Yofi
Humas Mansa Batang Hari
|
47x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...