
Batang Hari-Selasa, 21 April 2026, MAN 1 Batang Hari menggelar lomba menulis essay dalam rangka memperingati Hari Kartini. Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh semangat, menghadirkan suasana berbeda di lingkungan sekolah. Lomba tersebut mengangkat tema "Kartini Masa Kini: Media Sosial sebagai Ruang Perjuangan Perempuan Digital," yang dinilai sangat relevan dengan perkembangan zaman saat ini.
Acara diawali dengan laporan dari panitia, yang disampaikan oleh Bapak Nurdin, S.Pd, M.Pd.I. Dalam laporannya, beliau menegaskan bahwa tujuan utama lomba ini adalah untuk membangkitkan literasi kritis di kalangan siswa, khususnya dalam memahami peran media sosial. Menurut Bapak Nurdin, menulis essay merupakan bentuk keberanian intelektual yang sejalan dengan semangat perjuangan Kartini, yang dikenal melalui surat-suratnya yang inspiratif.
Selanjutnya, dewan juri yang terdiri dari Ibu Dra. Hj. Suparti, S.Pd, Ibu Hj. Prishidayati, M.Pd, dan Ibu Siti Hazar, S.Pd memberikan pengarahan kepada peserta. Mereka menekankan bahwa essay terbaik adalah yang mampu menyoroti sisi positif media sosial sebagai sarana advokasi, edukasi, dan pemberdayaan perempuan. Penekanan ini menunjukkan keseriusan sekolah dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Puncak acara ditandai dengan pembukaan resmi oleh Kepala MAN 1 Batang Hari. Dalam sambutannya, beliau tidak hanya membuka lomba secara simbolis, tetapi juga memberikan motivasi kepada seluruh siswa untuk terus menulis. Ia menyampaikan bahwa "menulis adalah jejak peradaban," mengingatkan pentingnya peran tulisan dalam sejarah, seperti yang dilakukan Kartini.
Lomba essay ini diikuti oleh dua perwakilan dari setiap kelas, terdiri dari satu siswa laki-laki dan satu siswa perempuan dari kelas X dan XI. Dengan demikian, tercipta kompetisi sehat antarangkatan yang memungkinkan pertukaran ide antara siswa junior dan senior. Kegiatan ini menjadi wadah inklusif bagi siswa untuk menyampaikan pandangan mereka mengenai perjuangan perempuan di era digital.
Acara ditutup dengan pembacaan doa oleh Rafka Baim, siswa kelas XA. Doa tersebut menambah nuansa religius pada penutupan acara, sekaligus menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan di media sosial sebaiknya tetap berlandaskan nilai-nilai etika dan moral.
Secara keseluruhan, lomba essay di MAN 1 Batang Hari mendapat apresiasi positif. Di tengah derasnya arus informasi digital, sekolah ini mendorong siswa untuk menjadi produsen gagasan, bukan sekadar konsumen informasi. Melalui lomba ini, peringatan Hari Kartini diisi dengan upaya menumbuhkan nalar kritis dan keberanian menyuarakan pendapat, khususnya di media sosial. Kegiatan ini menegaskan bahwa Kartini masa kini adalah perempuan digital yang cerdas, kritis, dan berani menulis demi perubahan.
Penulis : Nurdin
Editor : Yofi
Humas Mansa Batang Hari
|
87x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...