Selamat Datang di Website Resmi MAN 1 Batang Hari # MAN 1 BATANG HARI MENUJU ZONA INTEGRITAS # SELAMAT DATANG DI MAN 1 BATANG HARI
Diposting Pada: Selasa, 21 April 2026

Dari Dapur ke Dunia Usaha, Siswa MAN 1 Batang Hari Tunjukkan Inovasi Pengawetan Pangan Nabati dan Hewani

Dari Dapur ke Dunia Usaha, Siswa MAN 1 Batang Hari Tunjukkan Inovasi Pengawetan Pangan Nabati dan Hewani

Batang Hari-MAN 1 Batang Hari menggelar ujian praktik mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan dengan tema "Produk Pengawetan Pangan Nabati dan Hewani" pada Senin, 20 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di aula sekolah dan diikuti oleh puluhan siswa kelas XII. Ujian ini tidak hanya menuntut kemampuan memasak, tetapi juga mengasah keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) dalam menciptakan produk olahan pangan yang tahan lama, bernilai jual, dan mengangkat kearifan lokal.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Madrasah, Drs. H. Ali Permadi, M.Pd.I, yang menekankan pentingnya penguasaan teknologi pengawetan pangan sebagai bekal kemandirian siswa. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa ujian ini bukan hanya soal nilai, tetapi juga tentang kemampuan siswa memecahkan masalah nyata terkait pengawetan makanan dan potensi ekonomi yang dapat dikembangkan dari keterampilan tersebut. Ia berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal bagi siswa untuk terjun ke dunia usaha dan membuka lapangan pekerjaan.



Dua guru pengampu, Samini, S.Pd dan Suryani Novita Dewi, S.E, mendampingi siswa selama ujian. Para siswa menampilkan berbagai produk inovatif, seperti nugget ayam dan nugget jamur untuk kategori pengawetan hewani menggunakan teknik pemanasan dan pengeringan. Sementara itu, untuk kategori nabati, mereka membuat manisan pepaya kering, selai dan keripik pisang, serta acar campur fermentasi. Produk-produk ini menunjukkan kreativitas siswa dalam memilih metode pengawetan yang sesuai dan aman.

Samini, S.Pd menjelaskan bahwa penilaian tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses berpikir kritis siswa. Mereka diminta untuk menjelaskan alasan pemilihan metode pengawetan, analisis risiko kerusakan produk, hingga strategi pemasaran. Siswa juga harus mampu membandingkan metode, seperti pengasinan dan pendinginan, serta menjelaskan keunggulan dan kelemahannya.

Suryani Novita Dewi, S.E menambahkan bahwa siswa dihadapkan pada tantangan membuat produk yang tidak cepat basi tanpa menggunakan bahan pengawet kimia berbahaya. Ia mengapresiasi kreativitas siswa yang memanfaatkan bahan alami seperti daun jambu biji dan kunyit sebagai pengawet.



Salah satu peserta, Ika Hairani (XIIa), mengaku bangga dengan karyanya berupa "Nugget Ikan Baung Awet" yang dikemas vakum. Ia menjelaskan bahwa proses menentukan metode pengawetan cukup menantang karena ikan mudah rusak. Setelah melakukan riset sederhana, Ika memilih kombinasi penggaraman dan pengeringan suhu rendah sehingga produknya bisa bertahan hingga lima hari tanpa pendingin.

Deo Phrezi (XIIb), siswa lain yang membuat "Keripik Kulit Nangka Renyah", mengungkapkan bahwa ujian ini memberikan pengalaman nyata dalam berwirausaha. Selain praktik membuat produk, siswa juga diminta menghitung Break Even Point (BEP) sehingga mereka belajar aspek bisnis secara langsung.

Salah satu Guru, Hj. Suparti, S.Pd, mengapresiasi pelaksanaan ujian yang tidak hanya menuntut siswa membuat produk, tetapi juga berpikir sistemik mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengawetan, kemasan, hingga analisis ekonomi. Ia menilai ujian ini sesuai tuntutan pendidikan abad ke-21 dan memberikan penghargaan kepada guru pengampu yang telah merancang ujian berbasis HOTS.



Kegiatan ujian berlangsung dari pukul 08.00 hingga 14.00 WIB dan diakhiri dengan sesi pameran produk. Guru dan staf tata usaha berkesempatan membeli hasil karya siswa, dan hasil penjualan diberikan kembali kepada siswa sebagai modal awal usaha. Kepala Madrasah berharap, setelah lulus, siswa tidak hanya siap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui keterampilan pengawetan pangan yang telah mereka pelajari.

Penulis : Samini
Editor : Yofi
Humas Mansa Batang Hari

 


49x
Dibaca
.

Berita Lainnya:

  1. MAN 1 Batang Hari Ikuti Turnamen Bulu Tangkis HAB 2026 85x dibaca
  2. Apresiasi yang Menghidupkan Semangat, Dari Lomba Essay hingga Senam Melayu Nusantara 46x dibaca
  3. MAN 1 Batang Hari Perkuat Zona Integritas Lewat Pendampingan LKE 69x dibaca
  4. Safari Jumat MAN 1 Batanghari: Latihan Dakwah di Masjid Nurul Iman Kampung Tengah 111x dibaca
  5. Inovatif dan Seru! Guru Geografi Sulap Materi Atmosfer Jadi Lagu Edukatif 87x dibaca

Go Back To Home

Jadwal Sholat

Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya

Memuat tanggal...

Imsak--:--
Subuh--:--
Terbit--:--
Dhuha--:--
Dzuhur--:--
Ashar--:--
Maghrib--:--
Isya--:--

Peta Lokasi MAN 1 Batang Hari

Mars Madrasah