
Batang Hari-Kegiatan pembelajaran di kelas X D MA 1 Batang Hari tetap berlangsung penuh semangat pada Selasa, 10 Maret 2026. Pada hari itu, siswa mengikuti mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan materi "Unsur-Unsur Hadis" yang dikemas dalam tema Panca Cinta: Cinta Ilmu. Suasana belajar menjadi semakin bermakna karena dilaksanakan di bulan Ramadan, di mana para siswa tetap antusias meskipun sedang menjalankan ibadah puasa.

Pembelajaran dipandu oleh Ummu Rohim, guru Pendidikan Agama Islam, yang mengajak siswa memahami struktur hadis secara lebih mendalam. Proses belajar dirancang aktif, kolaboratif, dan menyenangkan agar siswa dapat terlibat secara maksimal. Kegiatan dimulai dengan salam, doa, tadarus surat An Naba', serta ulasan materi sebelumnya tentang tiga unsur utama hadis.
Guru memberikan apersepsi dengan memotivasi siswa untuk berperan sebagai "muhaddits cilik", yaitu mencoba menganalisis hadis secara lengkap sebagaimana para ulama hadis. Tujuan pembelajaran hari itu adalah agar siswa mampu mengidentifikasi dan membedakan tiga unsur utama dalam hadis, yaitu sanad, matan, dan rawi.
Pada inti kegiatan, pembelajaran menggunakan model Cooperative Learning tipe STAD (Student Teams Achievement Division). Guru mempresentasikan kembali cara menganalisis hadis secara utuh, kemudian siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok heterogen untuk bekerja sama. Setiap kelompok menerima beberapa contoh hadis baru untuk dianalisis bersama.

Tugas kelompok meliputi memberi tanda atau warna berbeda pada bagian sanad, matan, dan rawi dalam hadis. Selain itu, siswa diminta menuliskan kembali ketiga unsur tersebut secara terpisah untuk memperjelas pemahaman. Setelah diskusi kelompok, kegiatan dilanjutkan dengan kuis individu yang dikemas secara menyenangkan. Setiap siswa menganalisis satu hadis baru secara mandiri melalui lembar kerja yang telah disiapkan.
Nilai dari kuis individu diakumulasikan menjadi skor kemajuan tim. Tim dengan peningkatan skor terbaik mendapatkan penghargaan berupa pujian dan poin tambahan. Metode ini dinilai efektif dalam mendorong kerja sama, tanggung jawab, dan semangat belajar siswa.
Pada sesi penutup, guru mengajak siswa melakukan refleksi bersama dengan pertanyaan pemantik tentang bagaimana pemahaman struktur hadis dapat mengubah cara pandang terhadap sebuah riwayat, serta pentingnya ilmu hadis dalam menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Guru juga merangkum kembali tiga unsur utama hadis dan menegaskan pentingnya mempelajari ilmu hadis secara sistematis.

Sebagai tindak lanjut, siswa melakukan persiapan asesmen sumatif dari materi yang telah dipelajari. Ummu Rohim menyampaikan bahwa pembelajaran ini tidak hanya bertujuan agar siswa memahami teori, tetapi juga melatih kemampuan analisis serta menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu hadis.
"Walaupun kegiatan belajar berlangsung di bulan Ramadan dan siswa sedang berpuasa, mereka tetap menunjukkan antusiasme yang tinggi. Ini menjadi bukti bahwa semangat menuntut ilmu tetap bisa tumbuh dalam kondisi apa pun, apalagi jika dikaitkan dengan nilai Cinta Ilmu dalam program Panca Cinta," ujar Ummu Rohim.
Ia berharap melalui kegiatan ini, siswa semakin menghargai proses periwayatan hadis dan memahami pentingnya mempelajari ilmu hadis sebagai dasar dalam mencintai dan meneladani Rasulullah SAW. Kegiatan pembelajaran ditutup dengan doa dan salam, dengan harapan ilmu yang dipelajari dapat memberikan manfaat dan menambah keberkahan di bulan Ramadan.
Penulis : Rohmi
Editor : Yofi
Humas Mansa Batang Hari
|
16x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...