
Muara Bulian, 14 Januari 2026- MAN 1 Batang Hari menjadi saksi penegakan disiplin madrasah yang ketat oleh guru piket. Siswa-siswa yang terlambat masuk kelas langsung dirazia oleh guru piket, tidak ada toleransi bagi mereka yang tidak mematuhi aturan. Guru piket memeriksa rambut siswa, memastikan tidak ada yang melanggar aturan panjang rambut yang telah ditetapkan madrasah.
Tidak hanya itu, guru piket juga melakukan pemeriksaan barang-barang siswa, mencari barang-barang yang dilarang dibawa ke madrasah. Beberapa siswa yang kedapatan membawa barang-barang yang tidak diperbolehkan langsung diberikan sanksi. Pemeriksaan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan madrasah yang aman dan nyaman bagi semua siswa.
Bagi siswi perempuan, pemakaian lipstik juga menjadi perhatian guru piket. Mereka yang kedapatan memakai lipstik yang terlalu mencolok langsung diperingatkan dan diminta untuk menghapusnya. Guru piket ingin siswi MAN 1 Batang Hari dapat fokus pada pendidikan dan tidak teralihkan oleh hal-hal yang tidak penting.

Penegakan disiplin madrasah ini dilakukan oleh guru piket setiap hari, dengan tujuan menciptakan lingkungan madrasah yang disiplin, aman, dan nyaman bagi semua siswa. Guru piket ingin siswa-siswa MAN 1 Batang Hari dapat menjadi generasi yang berakhlak mulia, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dengan adanya guru piket, diharapkan siswa-siswa MAN 1 Batang Hari dapat lebih disiplin dan mematuhi aturan madrasah. Guru piket akan terus melakukan pengawasan dan penegakan disiplin madrasah, sehingga MAN 1 Batang Hari dapat menjadi madrasah yang unggul dan berprestasi.
Penulis : Ratih
Editor : Yofi
Humas Mansa Batang Hari
|
39x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...